KLIPING KORAN NASIONAL

Selalu Ada Yang Baru

Pranav Veera, Bocah Supergenius yang IQ-nya Melebihi Albert Einstein

Posted by Administrator pada Maret 21, 2009

Ketahuan saat Bermain Abjad, Bercita-cita Jadi Astronot
[ Jawa Pos, Sabtu, 21 Maret 2009 ]
IQ (intelligence quotient) Pranav Veera mencapai 176. Kemampuannya selalu dirangsang dengan angka.

—–

DENGAN IQ 176 yang jauh di atas rata-rata, hampir tidak ada yang tidak bisa dilakukan Pranav Veera yang baru berusia enam tahun itu. Tanpa kesulitan, dia mampu menyebutkan nama-nama presiden Amerika Serikat (AS) urut dari tahun jabatannya. Dia juga bisa dengan lancar melafalkan abjad secara terbalik dari Z ke A. Bahkan, menurut USA Today, jika diminta menyebutkan hari beserta tanggal tertentu dari kalender tarikh 2000, Pranav bisa dengan tepat memberitahukannya.

“Itu semua membuat kami tertegun,” ujar sang ayah Prasad Veera akhir pekan lalu.

Pranav, kata dia, memiliki ingatan yang jauh lebih kuat daripada anak-anak seusianya. Keistimewaan bocah berdarah India kelahiran Ohio, AS, itu kali pertama diketahui saat berusia 4,5 tahun. Tepatnya, ketika dia bermain-main dengan satu set permainan abjadnya.

Tidak hanya bisa mengingat bentuk abjad yang baru dipelajari, Pranav juga mampu mengingat warna abjad tertentu. Sejak balita, anak genius dari Ohio itu memang sangat menyukai permainan abjad daripada permainan yang lain.

“Dia suka mengoleksi segala jenis permainan abjad dalam berbagai ukuran dan warna,” ungkap Suchitra Veera, ibu Pranav.

Sekitar tiga bulan lalu, ayah dan ibunda Pranav membawanya ke Powers Educational Services di Hyde Park, Ohio. Tujuannya adalah menguji kemampuan inteligensi sang anak. “Saya yang mengajaknya. Sebab, semakin hari, semakin banyak aktivitas yang dia lakukan yang tidak sama dengan anak-anak seumurnya,” ungkap Prasad.

Hasil tes IQ bocah superpintar itu juga sempat membuat ayah dan ibunya terkejut. “Skornya 176,” tutur Prasad. Menurut USA Today, hanya satu di antara sejuta orang yang bisa punya IQ setinggi itu atau melebihinya. Sebagai perbandingan, Albert Einstein -si penemu teori relativitas yang tersohor itu- konon “hanya” ber-IQ 160.

Dengan IQ yang tinggi tersebut, tak heran kalau Pranav seperti punya ingatan fotografis. Karena itu, ayah dan ibunya terus berusaha mengarahkan kelebihan sang putra ke jalur positif. Yang terpenting, ingatannya harus senantiasa terasah dengan stimulus-stimulus baru.

Kini tugas ibu dan nenek Pranav, Shanta Sastri, menjadi lebih berat. Selain menjaga dan mengasuh bocah genius tersebut, keduanya harus selalu membimbing serta mendampingi Pranav belajar.

“Angka selalu membuatnya tertarik. Karena itu, kami harus selalu merangsang kemampuan berpikirnya dengan menyajikan angka. Misalnya, ulang tahun presiden atau tanggal mereka ngantor untuk kali pertama,” urai ibunya.

Satu rangsangan yang direspons akan membuat Pranav haus informasi. Dia lantas akan terus menanyakan informasi lain yang berkaitan. “Kami membuatkannya kolom-kolom informasi dalam Excel dan dia terus meminta kami menambahkan lebih banyak kolom untuk jenis informasi lainnya,” ucap Suchitra. Akibatnya, kolom “lembar belajar” bocah yang bercita-cita jadi astronot itu selalu bertambah tiap kali dia menerima stimulus baru.

Hal yang sama terjadi di sekolahnya. Di Kelompok Bermain (KB) McCormick Elementary di Milford School District, guru-guru Pranav selalu memberikan tugas ekstra untuk dikerjakan. Contohnya, pembagian dan menyebutkan waktu. “Dia murid yang luar biasa. Di sini, teman-teman sekelasnya masih belajar menghafal abjad dan mengurutkan angka sampai 100. Tapi, hitungan dia sudah mencapai lebih dari sejuta,” papar Marci Taylor, guru Pranav. (hep/ttg)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: