KLIPING KORAN NASIONAL

Selalu Ada Yang Baru

Kalla: Indikasi Aparat Kepolisian-Intelijen Lengah

Posted by Administrator pada Juli 18, 2009

[ JawaPos, Sabtu, 18 Juli 2009 ]
 
Gara-gara Terlalu Sibuk Amankan Pilpres

JAKARTA – Wakil Presiden (Wa­pres) Jusuf Kalla membantah dugaan adanya motif dendam politik di balik teror bom di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton di Jakarta kemarin (17/7). Dia menilai teror bom itu bisa terjadi karena aparat kepolisian dan komunitas intelijen lengah lantaran terlalu sibuk mengamankan pelaksanaan pemilihan presiden (pilpres).

”Megawati dan saya maksudnya yang bikin (bom) itu? Tidak, pasti tidak seperti itu. Orang politik tidak seperti itu caranya (membalas ke­ka­lahan),” ujar Kalla di Istana Wapres menanggapi pernyataan Presiden SBY yang mengaku memperoleh informasi intelijen yang menyebutkan adanya upaya teror untuk menggagalkan pelantikan dirinya sebagai presiden pada 20 Oktober mendatang.

Menurut Kalla, berdasar pengeboman di Hotel JW Marriott pada 2003 dan bom Bali pada 2005, pelaku mengamati dan merencanakan selama berbulan-bulan sebelum beraksi. ”Teror bom itu tidak bisa direncanakan seminggu. Lihat saja, perencanaan bom Bali sampai berbulan-bulan karena mereka mengecek tempat, menyewa mobil, dan mengontrak rumah. Pilpres baru selesai seminggu lalu. Tidak mungkin ada hubungan (teror bom) de­ngan pemilu,” tuturnya.

Kalla menilai teror bom itu terjadi ka­rena aparat keamanan dan intelijen kurang fokus mengamankan objek stra­tegis seperti hotel-hotel internasional karena sibuk mengamankan pelaksanaan pemilihan presiden (pilpres).

”Selama pilpres ini, perhatian polisi dan BIN mungkin lebih banyak pada keama­nan pilpres. Jadi, agak kurang fokus. Kedua, pilpres begitu ramai. Sangat ba­nyak acara kiri-kanan, sehingga perge­rakan orang lebih bebas,” paparnya.

Dalam kesempatan tersebut, Kalla menyatakan belasungkawa kepada keluarga korban. Dia menyatakan teror bom tersebut akan berdampak lebih luas bila terjadi pada hari-hari berikutnya. Sebab, tim Manchester United (MU) dijadwalkan menginap di Hotel Ritz-Carlton, Mega Kuningan, malam ini (18/7). ”Efeknya secara internasional akan lebih besar. Beritanya pasti akan lebih besar,” ungkapnya.

Kalla belum berencana mengunjungi lokasi bom maupun korban yang dirawat di rumah sakit. Dia beralasan, kunjungan pejabat seperti dirinya hanya akan menghancurkan bukti maupun menghambat upaya perawatan bagi korban di rumah sakit.

Dia meyakini teror bom itu akan berdampak pada perekonomian Indonesia. Dia memperkirakan teror bom tersebut akan disusul travel warning dari sejumlah negara kepada warganya agar menghindari bepergian ke Indonesia. Larangan itu akan me­ngu­rangi aktivitas ekonomi di dalam negeri.

Cawapres Prabowo Subianto juga meminta tidak ada upaya memolitisasi pe­ristiwa peledakan. Menurut dia, justru memperkeruh suasana bila mengaitkan tragedi pengeboman itu dengan pilpres.

”Proses pilpres belum selesai. Masih ada penghitungan dan masih ada upaya hukum. Bedakan kegiatan politik dengan insiden biadab oleh teroris. Kalau ada yang menganggap seolah-olah karena rasa kecewa terhadap pilpres, itu justru mengeruhkan suasana. Mari kita sejukkan suasana bersama,” kata Prabowo pada jumpa pers tadi malam (17/7).

Prabowo menanggapi pernyataan SBY bahwa ledakan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz-Carlton disebabkan pihak-pihak yang kecewa terhadap pilpres. ”Lompatannya (pernyataan) sangat jauh. Kami percaya dengan proses demokrasi. Maka, kami berjuang dengan membangun parpol dan bergerak di masyarakat setahun terakhir,” ujarnya.

”Tidak ada dari kubu Mega-Prabowo ataupun JK-Wiranto. Saya yakin, berpikir pun tidak untuk mengungkapkan kekecewaan dengan tindakan yang biadab,” tegas purnawirawan bintang tiga itu.

Prabowo sendiri menyatakan dirinya tidak merasa sebagai pihak yang dimaksud SBY. ”Saya tidak merasa karena tidak melakukan. Kalau ada yang mengatakan karena ada pihak yang kecewa, kita mengklarifikasi. Perjuangan kami damai dan antikekerasan,” kata dia. (noe/pri/dwi)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: