KLIPING KORAN NASIONAL

Selalu Ada Yang Baru

Misteri Bom di Rumah Mertua Noordin M. Top

Posted by Administrator pada Juli 18, 2009

[ JawaPos, Sabtu, 18 Juli 2009 ]
 
MABES Polri memastikan bahwa bom yang meledak di Hotel Ritz-Carlton dan JW Marriott identik dengan bom yang ditemukan di Cilacap pada tiga hari sebelum ledakan (14/7). Saat itu, Densus 88 Antiteror Mabes Polri menemukan seperangkat alat pembuat bom di rumah Baridin alias Bahrudin Latif di Dusun Mlela, RT 18 RW 06 Desa Pasuruhan, Kecamatan Binangun, Cilacap. Baridin adalah mertua teroris buron nomor wahid Noordin M. Top.

Dari lokasi tersebut, polisi mengamankan jeriken minyak ukuran 20 liter yang dibungkus plastik hitam dan di dalamnya terdapat benda-benda yang dapat dirakit menjadi bom. Antara lain, detonator, 0,5 kg belerang, 10 ons tawas, alat lem otomatis, dan kabel. Barang-barang itu ditemukan terkubur di bekas kolam milik Baridin di dekat sawah, sekitar 50 meter dari rumah Baridin. Selain itu, polisi menemukan lumpang batu kecil dan dua saringan yang ikut terbungkus plastik, namun tidak masuk di jeriken yang disayat dari sisi samping.

Barang-barang tersebut ditemukan se­te­lah terdeteksi metal detector yang di­bawa tim Densus 88. Alat canggih yang dapat mendeteksi barang-barang berbahaya itu menyala dan berbunyi saat men­dekati kolam yang sudah surut airnya. Setelah memastikan titiknya, petugas menggali tempat itu dan menemukan benda hitam terbungkus plastik. Khawatir terjadi sesuatu, penggalian dilakukan dengan sangat hati-hati.

Menurut Rumiyati, 35, tetangga depan rumah Baridin, menuturkan bahwa Densus 88 dengan mengendarai tiga Toyota In­nova hitam datang ke rumah yang sudah ditinggal Baridin dan keluarganya pasca penangkapan Saiful Jahuri alias Saefudin Zuhri di Desa Danasari Lor, Nu­sawungu, Cilacap, langsung menuju ke pekarangan belakang rumah. ”Waktu itu saya melihat sekitar 15 orang datang dengan tiga mobil. Sepuluh orang langsung ke belakang, dua sopir tetap di mobil, satu orang ke rumah Pak RT, dan dua orang menunggu di depan rumah Pak Baridin,” katanya.

Radar Banyumas (Jawa Pos Group) juga berhasil mendapatkan keterangan dari sejumlah sumber yang melihat se­buah kertas kuitansi pembelian barang-barang tersebut dari sebuh toko bahan kimia di Kroya. Kuitansi itu tertanggal 10 Juni 2009, masih tampak utuh dan tersimpan di dalam barang-barang yang ditanam di bekas kolam. Hal itu menunjukkan barang itu dibeli 13 hari sebelum rumah Barindin di gerebek dan Baridin sudah kabur sejak Minggu (21/6).

Penemuan bahan-bahan pembuat bom itu menguatkan dugaan bahwa menantu Baridin merupakan orang yang paling dicari Densus 88, yakni Noordin M Top. Namun, hingga kini polisi belum me­ngetahui persembunyian Baridin maupun Agus Mujiono. (yan/jpnn/agm)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: